Gd Manggala Wanabakti Blok VII Lantai 10, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta 10270
(021) 57903068 ext 373
bsilhk@menlhk.go.id

Jaga Gambut Sebagai Bio Economic: Wamen LHK Kunjungi PISIG CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong, mengunjungi Pusat Informasi Standar dan Iptek Gambut (PISIG) CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa, Kamis (20/6) di Desa Tumbang Nusa, Kec. Jabiren Raya Kab. Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Hanya berselang 2 bulan, Pusat Informasi Standar dan Iptek Gambut CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa kembali dikunjungi oleh pimpinan KLHK. Setelah dikunjungi dan diresmikan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 20 April 2024, kali ini Alue Dohong Wamen LHK juga berkunjung.

Didampingi Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK) Ary Sudijanto, dalam kunjungannya Wamen LHK sangat mengapresiasi pembangunan Pusat Informasi Standar dan Iptek Gambut CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa. Menurut Wamen CAMPPEAT ini sangat bagus karena semua informasi tentang gambut ada untuk masyarakat. Wamen LHK juga menuliskan pesannya pada kanvas “Jadikan CAMPPEAT ini sebagai laboratorium dan lapangan pembelajaran tentang gambut tropika dengan pendekatan kolaboratif dan inklusif”.

“Potensi karbon di gambut sangat besar, bahkan melebihi potensi karbon di mangrove,karenanya kita harus jaga gambut. Perlu upaya semua pihak untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga gambut. Maka, kehadiran PISIG, CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa penting sebagai pusat informasi gambut di Kalimantan Tengah,” ungkap Alue Dohong.

Bertepatan dengan kunjungan Wamen LHK, di CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa, BRGM melaksanakan kegiatan Ekspedisi Sobat Muda Menelusuri Gambut dengan Tema “Gambut Terawat Bumi Selamat. “Kalian adalah penyambung lidah untuk penyelamatan gambut. Bio economic yaitu karbon di gambut paling besar. Gambut ini telah ada ribuan tahun, jadi kandungan karbonnya sangat besar. Dan gambut juga penyimpan air tawar, ini sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Karenanya kualitas air, udara dan tanah akan terkontaminasi bila gambut terbakar. Bahkan bisa mengakibatkan stunting bila seorang ibu hamil menghirup udara dari gambut yang terbakar”, jelas Alue Dohong kepada para peserta yang semua yang sebagian besar adalah pegiat sosial media.

Pusat Informasi ini dikelola oleh Balai Penerapan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Banjarbaru, Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK). Pusat Informasi ini merupakan fasilitas terintegrasi yang menyajikan informasi standar dan iptek pengelolaan hutan rawa gambut dan KHDTK Tumbang Nusa. Sebagai simpul kolaborasi riset dan pengembangan standar, Pusat Informasi ini juga akan berperan sebagai sarana penerapan standar, sarana pelatihan/sekolah lapang, rapat, dan wisata ilmiah pada lokasi hutan rawa gambut serta sarana pengelolaan KHDTK Tumbang Nusa.

PISIG CAMPPEAT KHDTK Tumbang Nusa ini merupakan sarana penunjang dalam pengelolaan KHDTK Tumbang Nusa. CamPeat KHDTK Tumbang Nusa menampilkan berbagai informasi seputar KHDTK Tumbang Nusa, Rehabilitation Of Peatland (RePeat), Sumber Benih KHDTK Tumbang Nusa dan kegiatan penerapan standard di lahan Gambut.(*)

Bagikan Berita / Artikel